Pusat Videotron

Jenis Videotron

Videotron memiliki beberapa jenis sesuai dengan kebutuhan. Videotron dapat menyesuaikan kebutuhan lingkungan, seperti penempatan videotron(indoor/outdoor), jarak pandang, dan lainnya. Satu jenis videotron tidak dapat memenuhi semua kebutuhan maka dibutuhkan beberapa jenis modul LED yang akan menyusun videotron. Simak beberapa jenis modul dibawah ini untuk dapat memilih modul yang sesuai dengan kebutuhan:

JENIS SESUAI LINGKUNGAN

1. Modul Indoor

Modul Indoor adalah modul yang tidak memiliki kerangka tambahan di bagian luar modul sehingga tidak dapat menghindari masuknya air. Modul ini digunakan untuk kebutuhan di dalam ruangan.

Keuntungan Modul:
- Harga lebih murah dibandingkan modul outdoor
- Memakan energi lebih rendah
(Max Power Consumption: 480 W/m2; Avg. Power Consumption: 170W/m2)

Kekurangan Modul:
- Tidak dapat menghindari percikan air sehingga mudah rusak jika diletakan di luar ruangan
- Memiliki kapasitas suhu yang lebih rendah (30C s/d +- 50C)

2. Modul Outdoor

Modul Outdoor adalah modul yang memiliki kerangka tambahan di bagian luar modul sehingga dapat menghindari percikan air. Modul ini juga memiliki lampu LED yang memiliki cahaya yang lebih kuat. Modul ini sesuai dengan kebutuhan luar ruangan.

Keuntungan Modul:
- Dapat menghindari percikan air sehingga tidak perlu maintenance yang berlebih
- Memiliki kapasitas suhu yang lebih tinggi (30C s/d +- 60C)

Kekurangan Modul:
- Harganya lebih mahal dibandingkan modul indoor
- Memakan energi yang lebih banyak
(Max Power Consumption: 800 W/m2; Avg. Power Consumption: 280W/m2)

JENIS SESUAI JARAK PANDANG / JARAK ANTAR MATA LED

Pasti Anda pernah bertanya mengenai apa perbedaan antara modul P2 dan P3. Modul dapat dibagi menjadi beberapa jenis sesuai dengan jarak mata LED. Jarak mata LED ini akan mempengaruhi densitas pixel dan minimum jarak pandangnya. Dikarenakan jarak mata berbeda-beda, maka jumlah mata LED pada setiap modul juga akan berbeda. Hal ini akan memengaruhi ke tingkat keterangan, refresh rate, dan lainnya.

Untuk memilih modul yang sesuai, spesifikasi kebutuhan yang perlu diperhatikan adalah jarak pandang penglihat, kualitas konten, dan ukuran videotron. Jarak padang yang dimaksud adalah jarak antara pelihat dengan videotron, seperti jarak penonton baris pertama dengan videotron, jarak jalan raya dengan videotron, dan lainnya. Kualitas konten yang dimaksud adalah resolusi pixel yang ada. Video dengan resolusi pixel yang tinggi memerlukan proses render yang mahal dan memakan waktu. Pemilihan modul yang memiliki resolusi yang rendah tidak dapat menghasilkan output video yang baik. Ukuran videotron yang kecil akan membutuhkan mata led yang lebih banyak sehingga gambar tidak mejadi pecah.

Berikut ini adalah beberapa jenis modul bedasarkan jarak pandang/jarak mata LED:

1. Modul P2.5

Pixel Pitch: 2.5 mm
Pixel Density: 160,000 dots/m2
Refresh Rate: >3840Hz
Optimum viewing disctance: >= 2.0 m

2. Modul P3.91

Pixel Pitch: 3.91 mm
Pixel Density: 65,536 dots/m2
Refresh Rate: >3840Hz
Optimum viewing disctance: >= 3.0 m

3. Modul P4

Pixel Pitch: 4 mm
Pixel Density: 62,500 dots/m2
Refresh Rate: >3840Hz
Optimum viewing disctance: >= 4.0 m

4. Modul P5

Pixel Pitch: 5 mm
Pixel Density: 40,000 dots/m2
Refresh Rate: >2880 Hz
Optimum viewing disctance: >= 5.0 m

5. Modul P6.67

Pixel Pitch: 6.67 mm
Pixel Density: 22,478 dots/m2
Refresh Rate: >3840 Hz
Optimum viewing disctance: >= 6.0 m

6. Modul P8

Pixel Pitch:  8 mm
Pixel Density: 15,625 dots/m2
Refresh Rate: >1920 Hz
Optimum viewing disctance: >= 8.0 m

7. Modul P10

Pixel Pitch: 10 mm
Pixel Density: 10,000 dots/m2
Refresh Rate: >3840 Hz
Optimum viewing disctance: >= 10.0 m

Kemajuan teknologi selalu mengeveolusikan jenis modul dimana akan terdapat modul dengan jarak mata LED yang semakin lebih berdempet.

Masih Memiliki pertanyaan teknis mengenai Videotron?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *